Udah lama banget gw engga buka dan update blog ini. Pas tadi mau log in, username dan passwordnya pun sempet lupa. Terakhir update blog ini th 2009 dan sekarang sudah ada di penghujung 2010, jadi udah setahun lebih blog ini gw lupakan.
Dan betul aja, setelah gw baca lagi blog ini ada 1 posting-an gw yang gw sendiri lupa pernah menulis itu, padahal posting-an itu lumayan penting yaitu tentang Core Desire. Sumpah gw lupa banget pernah menulis posting-an itu. Dan yang lebih parahnya, gw juga lupa kalo gw pernah mendapatkan pelajaran itu dalam hidup gw. Astaghfirullah...!!!!
Gw sudah melupakan Core Desire gw. Dan betul aja, hidup gw sekarang semakin tidak terarah. Gw merasa tahun 2010 menjadi tahun yang sangat berat dalam hidup gw. Semakin tidak terarah, engga jelas dan engga ada visi. Dengan kata lain gw "tersesat" di dalam kehidupan ini. Apalagi dipenghujung tahun 2010 ini. Semua terasa sangat berat dilewati, mulai dari finansial sampai mental. Gw sedang ada di level paling bawah dalam kehidupan gw. Sampai gw dipaksa oleh kehidupan ini untuk menjual "Passion" kehidupan yang di tahun 2010 ini gw temukan.
"Passion" kehidupan yang dalam beberapa bulan di tahun 2010 ini sempat membuat gw termotivasi dalam hidup. "Passion" ini adalah sepeda MTB. Di tahun 2010 dengan susah payah gw membangun MTB impian. Gw tidak mengharapkan bisa membangun Yeti ataupun Knolly yang harganya bisa mencapai puluhan juta. MTB impian itu cukup Polygon Axcel. Setelah bersusah payah mengumpulkan uang akhirnya MTB impian Polygon Axcel pun terwujud. Tapi MTB impian ini tidak berumur lama. Hanya sekitar 7 bulan. MTB impian ini 'terpaksa' dijual karena kondisi finansial gw yang tidak bersahabat. Dan yang lebih mengenaskan, gw harus menjualnya dengan sistem mutilasi. jadi satu per satu part yang menempel di MTB dicopot dan dilego. Betapa beratnya tangan gw yang dengan terpaksa harus melakukan mutilasi ini. Rasa tak rela dan amarah yang sangat besar membara di dalam hati gw. Perasaan tidak mendapat perlakuan yang adil menyelimuti benak. Orang dengan enaknya membuang uang beli MTB mahal tanpa berpikir panjang sementara gw harus menjual MTB impian gw yang harganya pun tidak seberapa hanya untuk mendapatkan seperak dua perak untuk membeli bensin dan makan. Gw harus menjual "Passion" kehidupan gw hanya untuk mendapatkan seperak dua perak uang!!!! Hidup yang gw jalani ini sungguh tidak adil!!!!
Sekarang gw udah tidak punya apa-apa. Passion hilang, seperak dua perak uang hasil menjual "passion"pun juga sudah ludes. Engga tau apa yang harus gw jual lagi untuk menjalani kehidupan yang penuh dengan kesialan ini. Income yang gw dapet tidak bisa menutupi kebutuhan hidup gw. Engga tau deh apakah income gw yang terlalu kecil ataukah gaya hidup gw yang sok mewah. Yang pasti setiap bulan gw selalu mengalami defisit keuangan
Sepertinya kehidupan masih belum puas menghakimi gw. Disaat gw sudah menjual Passion kehidupan gw, disaat gw sudah tidak punya MTB, satu persatu teman2 deket gw malah membeli MTB. Nanyain gw kapan gw beli sepeda lagi. Ngajakin maen bareng. FUCK!!!! Hanya keajaiban lah yang bisa membuat gw beli MTB lagi. Kalau dengan income dan keadaan gw sekarang, 100 tahun lagi pun gw engga akan bisa beli MTB. Gw sempat berdoa bahwa gw sangat menginginkan MTB dan gw rela melakukan apa saja untuk mendapatkannya. Gw ga perlu apa-apa. Gw ga perlu perempuan. Yang gw butuhkan hanya satu, yaitu bisa memiliki MTB impian lagi.
Di penghujung tahun 2010 ini gw engga tahu harus ngapain. Bisa dibilang gw udah putus asa. Mungkin gw sekarang sudah menjadi pecundang dalam hidup, menyerah kalah tanpa melakukan perlawanan. Tapi ini lah yang gw rasakan sekarang dan ga tau sampe kapan gw akan seperti ini.......
No comments:
Post a Comment